<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>jalur alternatif ganjil genap &#8211; Blog News Stkptam</title>
	<atom:link href="http://login.stkiptam.ac.id/tag/jalur-alternatif-ganjil-genap/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://login.stkiptam.ac.id</link>
	<description>Blog Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 30 Jul 2024 09:05:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>
	<item>
		<title>Jalur alternatif hindari Ganjil-Genap Ibukota Indonesia</title>
		<link>http://login.stkiptam.ac.id/2024/07/30/jalur-alternatif-hindari-ganjil-genap-jakarta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jul 2024 09:05:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[ganjil genap]]></category>
		<category><![CDATA[jalur alternatif]]></category>
		<category><![CDATA[jalur alternatif ganjil genap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://login.stkiptam.ac.id/2024/07/30/jalur-alternatif-hindari-ganjil-genap-jakarta/</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta (ANTARA) &#8211; Kemacetan menjadi kesulitan besar setelah itu lintas ke Ibukota Indonesia sehingga sistem ganjil-genap sesuai plat nomor kendaraan diterapkan. Kebijakan ganjil-genap dijalankan untuk mengurai kemacetan di jalan-jalan besar Jakarta, teristimewa pada jam berangkat serta pulang kerja. Selain mengurai kemacetan, salah pertimbangan penerapan sistem itu ialah menghurangi polusi udara. Pada sistem ganjil-genap, belaka kendaraan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>  									Jakarta (ANTARA) &#8211; Kemacetan menjadi kesulitan besar setelah itu lintas ke Ibukota Indonesia sehingga sistem ganjil-genap sesuai plat nomor kendaraan diterapkan.</p>
<p>  Kebijakan ganjil-genap dijalankan untuk mengurai kemacetan di jalan-jalan besar Jakarta, teristimewa pada jam berangkat serta pulang kerja. Selain mengurai kemacetan, salah pertimbangan penerapan sistem itu ialah menghurangi polusi udara.</p>
<p>  Pada sistem ganjil-genap, belaka kendaraan berplat nomor kendaraan yang diakhiri bilangan ganjil yang dimaksud boleh melintas dalam jalan tertentu pada tanggal ganjil, misalnya 9. Sebaliknya, pada tanggal genap, misalnya 10, hanya saja kendaraan berplat genap yang mana bisa jadi melintas.</p>
<p>  Ganjil-genap diberlakukan pada Hari Senin hingga hari terakhir pekan selama lima hari kerja. Pengemudi wajib mematuhi peraturan ini dengan mencocokkan plat nomor kendaraan sesuai tanggal melintas.</p>
<p>  Waktu penyelenggaraan ganjil-genap dibagi berubah jadi dua sesi, yaitu pertemuan pertama pukul 06.00 hingga 10.00 Waktu Indonesia Barat juga sesi kedua pukul 16.00 hingga 21.00 WIB.</p>
<p>  Meski sistem itu direalisasikan untuk mengurai macet, kebijakan ganjil-genap berubah menjadi hambatan bagi pengendara dengan plat kendaraannya tidak ada sesuai. Mereka harus mencari jalur alternatif untuk mencapai tujuan perjalanan</p>
<p>  Berikut ini beberapa jalur alternatif yang tersebut tersedia untuk menyavoid ganjil-genap pada wilayah Jakarta:  </p>
<ul>
<li>Jalan Perintis Kemerdekaan-Jalan Suprapto-Jalan Salemba Raya-Jalan Matraman.</li>
<li>Jalan Pasar Minggu-Jalan Soepomo-Jalan Saharjo-Jalan Casablanca-Jalan KH Mas Mansyur.</li>
<li>Jalan RE Martadinata-Jalan DanauSunter Barat-Jalan HBR Motik-Jalan Gunung Sahari.</li>
<li>Jalan Kwitang-Jalan Gunung Sahari.</li>
<li>Jalan RA Kartini-Jalan Ciputat Raya.</li>
<li>Jalan Akses Tol Cikampek-Jalan Sutoyo-Jalan Dewi Sartika (arah utara) atau Jalan Akses Tol Cikampek-Jalan Sutoyo-Jalan Dewi Sartika-Jalan Raya Kalibata-Jalan Pasar Minggu-Jalan Soepomo-Jalan Kasablanka (arah barat).</li>
<li>Jalan S. Parman-Jalan Tomang Raya-Jalan Suryo Pranoto-Jalan Cideng.</li>
<li>Jalan Warung Jati Barat-Jalan Pejaten Raya-Jalan Pasar Minggu-Jalan Soepomo-Jalan Saharjo.</li>
</ul>
<p>  Jalur alternatif memberi pengendara pilihan di mengatur perjalanan, teristimewa sewaktu berangkat juga pulang kerja.</p>
<p>  Cara alternatif lainnya untuk menjauhi sistem ganjil-genap adalah menggunakan transportasi umum. Saat ini transportasi umum yang mana tersedia ke Ibukota antara lain ialah KRL Commuter Line, bus TransJakarta, MRT lalu LRT. 																	</p>
<p>Artikel ini disadur dari <a rel="nofollow noreferrer noopener" href=https://otomotif.antaranews.com/berita/4190019/jalur-alternatif-hindari-ganjil-genap-jakarta>Jalur alternatif hindari Ganjil-Genap Jakarta</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
